Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 April 2011

Huawei Dirikan Pusat Pelatihan di ITB


Pemerintah memiliki blueprint  Jaringan Broadband Nasional untuk mendorong peningkatan penggunaan data yang sebagian besar berdasarkan teknologi Internet Protocol (IP),
Blueprint itu sejalan dengan tren yang terjadi di industri telekomunikasi di mana All IP Based merupakan kunci utama jaringan infrastruktur. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Indonesia harus mempunyai sumber daya manusia yang handal untuk menguasai teknologi. Sayangnya, masih ada kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

Bekerjasama dengan Huawei Tech Investment, Institut Teknologi Bandung membangun pusat pelatihan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Pembangunan pusat pelatihan ini merupakan kelanjutan kerjasama antara ITB dengan Huawei yang telah berlangsung sejak 2009.

Investasi sebesar US$1 juta ditanamkan oleh Huawei pada pusat pelatihan tersebut. Di sana, mahasiswa akan dapat mempelajari secara langsung perkembangan teknologi dan telekomunikasi, termasuk penggunaan internet protokol.

“Pemerintah melihat pentingnya kontribusi dari industri teknologi informatika dan sektor swasta dalam mengembangkan sumber daya terpenting yang kita miliki yakni sumber daya manusia,” kata Menkominfo, Tifatul Sembiring, pada peresmian pusat pelatihan itu, 11 April 2011.

Tifatul menyebutkan, dengan keberadaan pusat pelatihan ini, Indonesia dapat mempersiapkan generasi muda dan bangsa Indonesia untuk menjadi sumber daya manusia yang memiliki daya saing tinggi.


“Pembangunan pusat pelatihan STEI ITB dan Huawei merupakan bagian dari tanggungjawab sosial kami yang difokuskan untuk mendukung sektor pendidikan,” kata Li Wenzhi, Chief Executive Officer Huawei Indonesia.
“Untuk itu, tahun ini kami akan melanjutkan program kerjasama dengan ITB dan universitas lainnya di Indonesia,” ucapnya.

Pusat pelatihan yang dibangun kali ini dilengkapi dengan teknologi komunikasi data dari Huawei seperti router, switch, dan firewall. Kerjasama Huawei dengan ITB ini diharapkan dapat mempersiapkan sumber daya manusia dengan keterampilan yang dibutuhkan dalam mengembangkan teknologi IP.(vivanews)

Rahasia Kemenangan Robot ITB di Amerika


Syawaludin Ramatullah, Samratul Fuadi, Aslih Damaetri dan Dody Suhendra merupakan empat mahasiswa ITB yang mengharumkan Indonesia dalam kompetisi robot internasional di Amerika Serikat pada 9-10 April 2011 lalu. Dua tahun mereka habiskan untuk untuk menciptakan robot pemadam kebakaran yang dinobatkan sebagai juara.


Syawaluddin menjelaskan riset robot ini dimulai sejak akhir 2008 dan menghabiskan dana riset hingga Rp60 juta. Sedangkan dana untuk membuat robot berkaki enam seberat menghabiskan biaya Rp20 sampai 40 juta.

“Biaya membangun robot yang hitam menghabiskan biaya Rp20 juta sedangkan yang merah Rp40 juta. Yang merah memang lebih mahal karena kualitas perangkatnya lebih bagus,” ucap Syawaluddin, di Bandung, Kamis, 14 April 2011.

Kedua robot ini menggunakan prosesor Atmell sebagai micro controller atau ‘otak’ dari robot tersebut. Program-program seperti gerakan dimasukkan ke dalam prosesor tersebut. 

Robot-robot ini menggunakan prinsip kelelawar untuk bergerak. Untuk sensor gerak, kedua robot tersebut memancarkan suara ultrasonik, pantulan dari suara tersebut akan diolah robot untuk mengukur jarak ruangan agar tidak menabrak.

Sedangkan untuk melacak sumber api, kedua robot tersebut dipasang sensor ultraviolet dan infrared masing-masing sebanyak lima buah. Sedangkan untuk engsel kaki bergerak, kedua robot menggunakan motor servo yang diimpor dari Singapura.

"Motor servo itu satunya mencapai Rp1,1 juta. Sedikitnya satu robot membutuhkan 22 motor servo untuk bergerak dan sebagiannya untuk cadangan. untuk motor servonya saja sudah sekitar Rp22 juta sendiri," jelas Syawaluddin.

Kusprasapta Mutijarsa, pembimbing tim robot Indonesia menjelaskan, kedua robot tersebut harus diset ulang setibanya di Amerika. Perbedaan cuaca yang signifikan antara Indonesia dengan Hartford, Connecticut, Amerika Serikat membuat sensor-sensor tersebut harus dioprek.

"Sewaktu tiba di Amerika, sensor sempat macet karena perbedaan suhu. Perbedaan suhu sedikit saja berpengaruh terhadap sensor robot untuk mencari sumber api. Untuk itu selama dua hari waktu sebelum bertanding kami melakukan setting ulang terhadap sensor dan melakukan latihan di kamar hotel," ungkap pria yang biasa disapa Sony ini.



Samratul Fuadi, mahasiswa lain dalam tim robot ITB mengaku, setibanya di Amerika Serikat, mereka sempat minder melihat robot-robot yang menjadi pesaingnya dalam kontes tersebut. Fuadi bahkan melihat kontingen dari Portugal membuat robot unik yang menggunakan iPhone sebagai prosesor dan sensornya.

"Robotnya unik dan canggih karena menggunakan iPhone tapi ternyata saat bertanding gagal menjalankan misinya. Kelebihan robot kami lebih cepat berjalan dan bergerak presisi, mungkin karena risetnya selama dua tahun," ucap Fuadi.

Zarqun, merupakan robot generasi ketiga sedangkan Yaqun merupakan robot generasi keempat yang khusus dibuat untuk mewakili Indonesia di kontes tersebut.(vivanews)

UGM, ITB, UNIKOM, Juarai Kontes Robot di AS

Tiga tim mahasiswa dari ITB, UGM, dan Unikom berhasil menjuarai kompetisi robot "Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest" di Hartford, Connecticut, AS, 9-10 April 2011.

Tidak tanggung-tanggung, semua robot yang dikirim tiga kampus tersebut berhasil menggondol gelar juara. "Seluruh robot perwakilan Indonesia juara semua. Membanggakan," tulis Kusprasapta Mutijarsa, pembimbing tim robot dari ITB, dalam akun Twitter miliknya @kusprasapta.
Tim Indonesia berhasil menyingkirkan peserta dari negara lain seperti Amerika Serikat dan China. 

1. Tim robot ITB juara 1 dan 2 divisi Walking Robot
2. Tim robot UGM juara 1 dan 2 divisi Senior Wheeled Robot
3. Tim robot UNIKOM juara 1 dan 2 RoboWaiter Entry Level, dan juara 1 RoboWaiter Advanced

Tujuh robot Indonesia yang diwakili oleh tim dari ITB, UGM dan UNIKOM mengikuti 2011 Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest and RoboWaiter Competition, 9-10 April 2011, Hartford Connecticut USA.

Hasilnya:
1. Tim robot ITB juara 1 dan 2 divisi Walking Robot
2. Tim robot UGM juara 1 dan 2 divisi Senior Wheeled Robot
3. Tim robot UNIKOM juara 1 dan 2 RoboWaiter Entry Level, dan juara 1 RoboWaiter Advanced

Seluruh robot Indonesia berhasil menjadi juara. Sungguh membanggakan. Tahun depan mari kita kirim robot lebih banyak. Robot-robot yang memenangi juara tersebut sebagai berikut :


robot karya mahasiswa UGM

robot karya mahasiswa ITB

robot karya mahasiwa UNIKOM

Rektor ITB Akhmaloka mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi yang diraih mahasiswa Indonesia dalam kontes robot di Amerika Serikat. "Prestasi para mahasiswa jelas membanggakan karena berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional," ujar Akhmaloka di Bandung, Senin (12/4/2011).



Selasa, 05 April 2011

Mint, Robot Pembersih dan Pengepel Lantai

Mint adalah robot pembersih yang bentuk dan fungsinya mirip robot vacuum cleaner tetapi sebagai pengganti sapu dan sedot debu, Mint membersihkan lantai dengan cara mengelap dan mengepel sekaligus.



Terdapat 2 tahapan di Mint ini yaitu pertama untuk mengelap debu, kita menggunakan kain pembersih jenis kering (dry cleaning cloths) yang dipasangkan pada bagian bawah. Sedangkan untuk mengepel, Mint menggunakan kain pembersih yang basah (Wet Cloth).

Sebagai robot pembersih, Mint dilengkapi dengan teknologi Northstar Navigation yang akan menjamin bahwa lantai di ruangan akan seluruhnya bersih tanpa melewati satu spotpun.

Mint menggunakan baterai isi ulang yang bisa digunakan selama 3 jam untuk mengelap lantai sedangkan bila dengan kain basah, Mint bisa digunakan selama 2 jam. Robot Mint ini dibanderol dengan harga US$ 249. Berikut videonya :


AvoMouse, Virtual Mouse Dengan Sentuhan Jari

EvoMouse, kontrol mouse dengan jari. Dikutip dari deskripsi video, "Dengan evoMouse itu, jari anda pointer Anda dan tidak ada lagi mendorong sekitar mouse fisik. evoMouse bekerja pada hampir semua permukaan yang rata dan memerlukan ruang yang sangat sedikit. Hal trek mudah untuk gerakan Anda nyaman dan alami".



"Dengan evoMouse, Anda dapat melakukan operasi mouse umum hanya dengan menggunakan jari-jari Anda dapat mengontrol kursor, klik dan pilih, klik dua kali, klik kanan dan drag dengan gerakan tangan dasar. evoMouse juga dilengkapi fungsi multi-touch termasuk gulir, memutar, zoom, maju dan kembali. "

"evoMouse bahkan dapat digunakan untuk pengenalan tulisan tangan dengan jari atau pena evoMouse ini mudah dan nyaman untuk mengatur dan menggunakan dengan hampir semua komputer desktop atau laptop. Ini menghubungkan melalui Bluetooth atau port USB standar. Karena memungkinkan alam gerakan dan tidak memerlukan mendorong sekitar objek fisik, evoMouse bisa membantu mengurangi cedera stres yang berulang seperti Carpal Tunnel Syndrome."Berikut Video nya:



(http://go-killz.blogspot.com/2011/04/evomouse-kontrol-mouse-dengan-jari.html)

Sabtu, 02 April 2011

USB Canggih Buat Tes Kehamilan

Melakukan tes kehamilan kini semakin mudah dan canggih. Alat tes kehamilan yang selama ini ada bahkan sudah dianggap usang. Yang terbaru adalah alat tes kehamilan berupa USB yang terhubung dengan komputer.

Cara kerjanya mirip dengan alat tes kehamilan yang selama ini mudah ditemui di toko obat. Hanya saya, stik yang digunakan untuk tes urin dapat dihubungkan ke USB port di komputer.

Teteskan sampel urin pada stik di salah satu ujung USB. Kemudian, tancapkan ujung lainnya ke USB port di komputer Anda. Selanjutnya, kecanggihan komputer akan menganalisa kandungan hormon dalam urin Anda.

Setelah USB tertancap, komputer akan menganalisa urin Anda dengan memunculkan grafik mengenai kandungan Anda. Bahkan, alat ini juga dapat menganalisa waktu kesuburan, yang penting bagi perempuan yang ingin mempercepat atau menunda kehamilan.

Dengan tingkat keakuratan sekitar 99 persen, alat ini dijual seharga US$ 18 atau sekitar Rp 180.000.(http://darkofjoker.blogspot.com/2011/02/kini-tes-kehamilan-bisa-memakai-usb.html)

Jumat, 01 April 2011

6 Peristiwa Besar Dunia IT

1. Yahoo Melewatkan Facebook



Tahukah Anda kalau Mark Zuckerberg pernah nyaris menjual hak kepemilikan Facebook kepada Yahoo? Tahun 2006, Yahoo melihat potensi Facebook cukup besar untuk dijadikan lawan MySpace. Mereka sempat menawarkan uang sebesar US$ 1 miliar kepada Mark.

Namun saat akuisisi nyaris terjadi, tiba-tiba Yahoo mengalami penurunan saham sampai 22 persen. Reaksi Yahoo? Bernegosiasi menurunkan tawaran harga kepada Mark menjadi US$ 800 juta saja. Jelas dirinya menolak dan akhirnya memutuskan untuk membesarkan Facebook sendirian. 

2. Real Networks Menolak "iPod" 



iPod, pemutar file multimedia paling populer saat ini, ternyata pernah ditolak konsepnya oleh Philips dan Real Networks. Tepatnya tahun 2000, Tony Fadell menawarkan konsep pemutar MP3 mungil, bergaya, dan menyediakan content-delivery system yang memudahkan pengisian musik, bernama Pod.

Hanya Apple yang mau menerima proposal Fadell dan memproduksi peranti yang kita kenal sebagai iPod serta content-delivery system bernama iTunes. Saat ini iTunes mendominasi 80% pasar musik digital berbayar di dunia. 

Kabar Real Networks? Dengan RealPlayer-nya, pendapatan mereka per tahun hanya segelintir dibanding penghasilan Apple dari iTunes saja, belum ditambah penjualan iPod. 

3. IBM Mengatrol Microsoft 



Tahun 1980, IBM sedang mengerjakan proyek PC pertama dan mencari perusahaan perangkat lunak yang bisa menyediakan disc operating system (DOS). Awalnya mereka meminta bantuan Gary Kildall dari Digital Research, pembuat sistem operasi CP/M.

Namun negosiasi tidak berjalan mulus sehingga akhirnya IBM beralih kepada duo Bill Gates dan Paul Allen yang memiliki program Microsoft DOS. Kontrak pun terjalin dan IBM menuai sukses besar, sekaligus mengangkat nama Microsoft. 

Jika saja Kildall mau menerima tawaran IBM, mungkin perusahaannya-lah yang bakal meraksasa seperti Microsoft saat ini. 

4. Xerox Alto "Dicuri" Apple 



Vendor Xerox mengembangkan sebuah komputer pertama yang memakai window-based GUI. Komputer yang ada sebelumnya hanya mengandalkan teks sebagai operasionalnya.

Diberi nama Alto, komputer ini sudah dilengkapi mouse, jaringan ethernet, dan editor teks WSYIWYG (what you see is what you get). Namun saat diluncurkan tahun 1973, pasar konsumen PC belum terbentuk. 



Akibatnya Xerox hanya mendistribusikan Alto ke beberapa universitas secara gratis. Nah, tahun 1979, Steve Jobs mengunjungi Xerox PARC, tempat pengerjaan Alto.

Saat melihat komputer ini, ia langsung terinspirasi dan kemudian mengimplementasikan banyak fitur utama Alto ke dalam Lisa dan Mac, dua PC yang sedang perusahaannya kembangkan. 

Ternyata Mac sangat laris manis, sementara Xerox yang akhirnya mengikuti dengan memasarkan Xerox Star (berbasis teknologi Alto) sudah terlambat masuk pasar. 

5. "Google" Sebelum Google 



Medio 1990-an ketika perang antarmesin pencari masih berimbang antara Yahoo, Altavista, dan Lycos, ada satu yang mencuat ke permukaan. Open Text Web Index namanya.

Mirip Google saat ini, Open Text dikenal karena kecepatan respon, akurasi, dan komprehensif. Tahun 1995, arsitektur Open Text bahkan dibeli Yahoo untuk diterapkan dalam mesin pencariannya. 

Namun dua tahun berselang, pemilik Open Text memutuskan berpindah haluan ke sektor content management system untuk enterprise. Padahal tahun 1998, Google baru diluncurkan. 

Jika saja Open Text (dan Yahoo) tetap bermain di teknologi mesin pencari, mungkin saat ini merekalah yang memimpin pasar. Sayang, mereka tak menyadari besarnya industri mesin pencari pada masa seperti sekarang ini.

6. Microsoft Menyelamatkan Apple



Tahun 1997 adalah tahun kebangkitan Apple. Dalam kondisi krisis keuangan akibat Mac-nya kalah bersaing dengan Power Computing dan Radius, mereka terancam berhenti produksi.

Untungnya, datang bantuan yang tak disangka-sangka, Microsoft. Tanpa diduga mereka bersedia membeli saham Apple sebesar US$ 150 juta, relatif cukup untuk memperpanjang nafas. 

Steve Jobs, sebagai negosiator dalam perundingan dengan pihak Microsoft, akhirnya ditunjuk sebagai CEO Apple. Kemudian lewat tangan dinginnya, Apple kini malah mampu menandingi Microsoft dalam kompetisi bisnis IT.(http://go-killz.blogspot.com/2011/04/6-kesalahan-fatal-dalam-dunia-it.html)

Hacker-Hacker Seksi yang Mengguncang Dunia

Hacker-Hacker Cantik yang Beredar di Dunia Maya

1. Kristina Svechinskaya


Kristina Svechinskaya adalah seorang mahasiswi New York University yang ditahan pada 2 november 2010 lalu karena telah membobol jutaan dollar dari beberapa bank di Inggris dan Amerika. Bersama 9 orang lainya, Svechinskaya meng-hack ribuan rekening bank dan diperkirakan total fresh money yang telah digasaknya itu sekitar 3 juta dollar. 

Svechinskaya beserta tim awalnya menargetkan jumlah uang yang dicurinya adalah sekitar 220 juta dollar. Svechinskaya menggunakan Zeus Trojan Horse untuk menyerang ribuan rekening bank. Dia memiliki setidaknya 5 rekening bank dunia untuk mencairkan dananya. Dalam aksinya itu, Svechinskaya juga melakukan pemalsuan paspor dan untuk itu total dia dituntut hukuman 40 tahun penjara bila terbukti bersalah. Seperti dilihat di gambar, bra yang digunakan gadis cantik ini terbuat dari berlian. Svechinskaya juga mendapat julukan sebagai hacker terseksi di dunia. Ya, karena memang tampilan wajah, tatapan mata dan gaya berbusana Svechinskaya bisa membuat orang-orang tak berkedip.

2. Ying Cracker





Ying Cracker, seorang pengajar dari shanghai Cina. Dia mengajar tentang panduan dasar proses hacking, cara merubah IP address atau memanipulasi password kantor, wow! Dia juga ahli dalam membuat software hacker. Dalam sebuah forum yang berjudul Chinese Hottie Hackers, namanya banyak dibahas dan itu membuat popularitasnya semakin menanjak. Dalam forum tersebut juga dia punya anggota fans yang banyak. Disitulah awal kredibilitasnya melambung.

3. Xiao Tian





Teringat dengan kata hacker, biasanya yang terlintas di bayangan adalah seorang kutu buku dengan kaca mata tebal dengan gaya hidup yang acak-acakan. Tapi tidak berlaku untuk Xiao Tian. Dia adalah seorang hacker yang modis.Penampilan dan gaya hidupnya begitu rapi, dinamis bahkan terkesan feminim. Dia juga tertarik sekali dengan dunia fashion, khususnya sepatu. Dalam blog nya dia sering berbagi cerita tentang tempat-tempat yang pernah dia datangi. Itulah alasan mengapa Xiao memiliki banyak fans dan followers di dunia, khususnya para pria.

Xiao Tian, mulai dikenal sejak umur 19 tahun. Setelah membentuk China Girl Security Team, salah satu kelompok hacker khusus wanita terbesar di china. Kiprahnya dalam dunia hacking juga tidak diragukan lagi. Raksasa search engine nomor satu di dunia, Google pun pernah merasakan serangan hebat dari Tian beserta timnya. Xiao Tian melakukan serangan canggih terhadap sistem infrastruktur google china. Bahkan, google akhirnya tidak tahan dan memilih untuk menarik semua layanan operasionalnya di China akibat hantaman hacker yang bertubi-tubi tersebut.

4. Joanna Rutkowska



Joanna Rutkowska adalah seorang wanita polandia yang tertarik dengan dunia hacking security. Namanya pertama kali dikenal setelah konferensi Black Hat Briefings di Las Vegas, agustus 2006. Dimana saat itu Rutkowska mempresentasikan proses serangan yang telah dia lakukan terhadap sistem keamanan windows vista. Tidak hanya itu, Rutkowska juga pernah menyerang Trusted Execution Technology dan System Management Mode milik Intel.

Awal 2007 dia membentuk Invisible Things Lab di Warsawa, Polandia. Sebuah perusahaan yang berfokus terhadap research keamanan OS juga VMM serta layanan konsultasi keamanan internet. Tahun 2010 juga Rutkowska bersama Rafal Wojtczuk membentuk Qubes, sebuah Operating System yang sangat full protect security. Rutkowska juga pernah memberikan saran terbuka untuk Vice President of Microsoft Security Technology Unit untuk lebih memperketat sistem keamanan dalam windows vista. Waw, Rutkowska memang seorang hacker yang sangat welcome untuk diajak bekerjasama.

5. Raven Adler


Di urutan terakhir, kita punya Raven Adler. Seorang wanita berpenampilan gothic yang tertarik dengan dunia internet, khususnya dunia hacking. Raven adalah wanita pertama yang pernah hadir dalam konferensi hacker DefCon. Perhatian konferens tentu saja tertuju penuh untuknya. Tapi dia mengaku tidak ingin memanfaatkan gender nya sebagai wanita untuk mendongkrak kredibilitasnya sebagai hacker. Dalam banyak kesempatan pula, dia tidak begitu senang dipanggil dengan sebutan 'Hacker Wanita'. Dia lebih senang dipandang karena skill nya, bukan karena posisinya yang spesial sebagai seorang wanita. 

Saat ini dia aktif mendesign, menguji dan mengaudit sistem detektor keamanan untuk berbagai agen-agen federal besar. Selain itu, di sela-sela kesibukanya dia juga telaten mempelajari ilmu beladiri Ryu Shorin Matsumura. (http://go-killz.blogspot.com/2011/03/hacker-hacker-cantik-yang-beredar-di.html)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Walgreens Printable Coupons